Kamis, 18 Desember 2014

Tanda tanya

Lama mungkin saya menantikan ini...
Tapi lama juga saya menyadari setelah saya mendapatkan apa yang saya ingin.
Sebuah tanya besar bergelayut manja dihati saya.
Mungkin saya memang hanya seseorang yang 'overthinking' anggap saja begitu..

Mengapa manusia selalu bersedia mengulang kesalahan yang sama yang mereka beri nama cinta?
Padahal cinta yang membuat mereka melukai diri sendiri berkali kali seperti seorang psikopat
Padahal cinta yang membuat mereka merasa namun mati rasa disaat yang bersamaan
Padahal cinta yang membuat kantung airmata mereka kering kerontang
Padahal cinta yang membuat mereka hilang akal dan arah
Padahal cinta yang mereka perjuangkan sering kali melenggang pergi layaknya model di catwalk dengan seenaknya.
Padahal cinta yang membuat aku menjadi seperti orang idiot yang selalu berusaha mempertahankan tanpa tau bagaimana rasanya dipertahankan.
Padahal cinta yang membuat aku terus merasa ' mungkin aku yang salah karena aku tidak sempurna.'
Padahal cinta......

Entahlah, banyak hal yang cinta hasilkan dan hancurkan secara bersamaan.

Rabu, 17 September 2014

Rindu

menghujam, tepat didada kiri
mata hangat, tubuh kaku, semua terlihat abu-abu
senyummu, tawamu, parasmu
mengapa tak pernah lagi hadir di mimpiku?
apakah aku terlalu sibuk dengan diri sendiri sehingga enggan untuk mampir dalam dunia maya?

terkadang rasa ini begitu sejuk
menuntunku ke sajadah dan melantunkan surat yang aku peruntukkan untukmu
apakah, malaikat menyampaikannya?
apakah, kau mendengarkan dengan seksama?
aku harap kau suka dengan isi surat itu..

masih ada isak dalam setiap waktu saat mengingatmu
apakah, aku belum cukup ikhlas?
mengapa kodrat manusia begitu mudah merasa iri?
melihat mereka, aku membatin..
' aku pun sempat punya, sempat merasa. '
tapi.. tidak lagi.

hadirlah, paling tidak dalam mimpi..
karena rindu ini mulai tak menyenangkan..
karena dunia mulai terasa sulit dan semakin sulit
karena... aku sangat merindukanmu..
sampai rasanya begitu ingin terisak dalam setiap lantunan doa


Sabtu, 03 Mei 2014

Jarak

Kenapa harus takut akan jarak?
Dia hanyalah kumpulan angka
Dan kita adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna

Kenapa harus mengalah pada jarak?
Dia memang membuat tubuh kita berjauhan tapi tidak demikian dengan hati kita,hmm ??

Oiya aku ingat
Jarak pernah sempat menakutkan
Jarak pernah sangat melelahkan
Dan jarak pernah tak berhasil aku taklukkan

Akankah kita merasa lelah nantinya, dan membiarkan jarak menang untuk kesekian kalinya?
Ataukah kita cukup kuat untuk mengalahkan jarak?
Ataukah kita cukup berlapang dada untuk bersahabat dengan jarak sampai jarak sendirilah yang membawa kita bersama lagi?

Aku menyayangimu bahkan lebih dari puluhan bahkan ribuan jarak yang ada
Apakah itu cukup untuk bekal kita agar kita bertahan sampai nanti?? Sampai jarak ini sendiri yang mempertemukan kita 😊

Tertanda,
Aku

Jumat, 21 Maret 2014

ku ora opo opo

dear Bapak Mustofa Kamal yang sekarang sedang duduk manis disisi Allah
(aamiin...)

hey Pap!
apa kabar? pasti baik kan?
Allah pasti menjaga Papa dengan baik disana kan?
sudah 9 bulan ya pap, ga kerasa.
tapi tetap selalu ada airmata dalam setiap rindu yang datang.

kemarin..
sebelum OSCE Pra Koass, seperti biasa aku menelpon Bunda.
kangen. sekaligus memohon doa restu.
suara Bunda beda. aku tau beliau pasti nangis.
ternyata benar...
beliau bilang, " ga ada Papa yang ngeliat adek sekarang lagi berjuang."

jalannya sekarang semakin dekat loh Pap!

tanggal 19 april nanti in shaa Allah aku wisuda.
ada undangan buat Papa dan Bunda.
tenang, Bunda ga akan dateng sendiri. ada kakak.
buat Papa?
Papa sudah disiapkan tempat terindah yang disiapkan khusus oleh Allah.

temen-temen setelah wicuda banyak yang berencana foto keluarga.
pastinya kita juga kan Pap !
kesempatan ini hanya sekali seumur hidup.

oiya, maaf.
aku bukan wisudawan terbaik
aku bukan yang akan memberikan kata sambutan di podium.
tapi aku ga akan sedih.
karena aku tau...
ketika nama ' Mutiara Kesuma Ningrum,S.Ked. ' dipanggil kedepan podium
papa akan berdiri, bertepuk tangan bangga, dengan mata berkaca kaca.

aku ora opo opo Pap.
aku...
hanya terlalu merindukan Papa dan terkadang merasa terlalu lelah terbang dengan satu sayap.

me love you, Pap.

salam,
Aku.