Jumat, 27 April 2012

saatnya untuk pergi

Entah sudah berapa kali kata ini aku ucapkan
"Aku akan pergi"
"Aku akan menghilang dari hidupmu"

Entah sudah berapa kali aku mencacimakimu dalam hatiku..
Mengutukmu..
Berusaha membencimu..

Dan entah sudah berapa malam, airmataku menetes..
Mencoba membuang semua kesakitan saat mengingatmu..

Dan entah sudah berapa kali aku mencacimaki diri sendiri
Ketika aku mengirim sejumlah chat padamu yang aku sesali
Entah berapa kali aku marah ketika kamu mengacuhkan semua tentangku dalam hidupmu
Sedangkan untuk mengacuhkanmu dalam hidupku sangat sulit..

Kamu curang !!
Kamu terlalu banyak meninggalkan jejak dalam hidupku..
Meninggalkan bayang dalam setiap kenangan..
Dan kamu memilih pergi begitu saja..

Sekarang saatnya..
Saatnya aku untuk pergi, dari hidupmu bahkan dari hidupku sendiri yang penuh akan dirimu
Saatnya untuk menghilang dari semua kenangan yang menyesakkan..
Saatnya untuk pergi dan memaafkan..
Memaafkan diri sendiri dan mengikhlaskan semua

Sabtu, 14 April 2012

penggalan dari blog nya kak falla adinda :')

Jika suatu hari kamu kebingungan menentukan langkah, sedangkan aku terlalu fana untuk bisa kamu andalkan,
Yakinilah..
Apapun jalan yang kamu ambil, selama untuk kebaikan kita bersama, aku disini akan tetap tersenyum, memberika suntikan semangat melalui setiap permintaanku kepada Tuhanku.

Jika suatu hari kamu merasa semua yang kita jalani tanpa tujuan,
Ingatlah..
Kita pernah memutuskan untuk bersama, saling jatuh cinta dan berharap pada mimpi yang pernah kita bangun. Berkomitmen menjalani semua, dan saling menjaga segala rasa.

Jika suatu hari kamu ingin mengakhiri ini semua,
renungkanlah..
ada kelelahan yang tak dapat kita sembunyikan dalam menjalaninya, tapi akan ada penyesalan yang terukir pasti dan juga tenaga yang terkuras habis apabila suatu saat nanti kita memutuskan berjalan sendiri.

Jika suatu hari kamu lelah,
Percayalah..
Aku masih disini, di tempat kita biasa bertemu, menunggumu datang untuk kembali bercengkrama, walau sesudahnya ada episode baru bernama rindu yang lebih hebat.

Jika suatu hari kamu merasa dadamu hangat,
peganglah..
Itu doaku, agar kamu selalu merasa tenang. Tuhan sedang menyentuhmu, karena pintaku dalam sujudku

.....

Aku tidak pernah memintamu kembali dalam setiap doaku yang aku panjatkan ke Tuhan..
Yang aku pinta padaNya hanyalah kebahagiaanmu dan yang segala yang terbaik untukmu..
:')

Senin, 09 April 2012

I.......

@Notebook: iloveyou; I wrote it with no spaces so there's no room for anyone else.

Kamu ingat.. Kamu dulu sering melakukan hal ini..
Dalam setiap percakapan kita..
Tapi tanpa aku tau maksudnya apa..

Tapi yang pasti.. Aku selalu suka kata kata ini ketika keluar dari mulutmu..

Sekarang..
Tidak ada lagi kata kata itu dalam setiap percakapan malam kita..
Yang mengantarkan kita dalam setiap mimpi malam kita..
Yang menyatukan hati kita yang terpisah puluhan kilometer..

Sabtu, 07 April 2012

aku ( dan ) kamu

Aku bertemu kamu sudah terlampau lama.. 7 tahun yang lalu kurang lebih
Aku mencintaimu setahun setelah..
Tanpa ada yang tahu hal ini kecuali aku dan Tuhanku..
Kamu selalu menjadi perbincangan yang tak pernah lelah untuk ku ceritakan padaNya..
Dia tahu semua tentang kamu..

Aku akhirnya menjadi milikmu..
Tepatnya setahun 20 bulan yang lalu :)
Aku bahagia, kamu tahu?
Tapi saat itu kamu bukan lagi hal yang asyik aku perbincangkan dengan Tuhanku..
Melainkan berganti dengan 'kita'..
Aku selalu menceritakan tentang kita padaNya..
Dalam setiap doa kusisipan satu bagian untukmu..
Untuk kita..

Aku selalu bercerita padaNya, tentang bagaimana kamu mencubit hidungku lembut..
Mengusap kepalaku lembut..
Dan bagaimana cara kamu menatap aku.. Aku selalu bilang padaNya..
Bahwa ciptaanNya begitu indah..

Tepat 5 hari yang lalu.. Kamu memutuskan untuk melepaskan aku..
Aku sedih, jatuh dan terpuruk..
Aku datang padaNya.. Tetap kamu topik pembicaraan aku dan Dia..
Kali ini aku datang bukan untuk bercerita..
Tapi berdoa, mendoakan kamu yang disana..
Meminta Dia menjagamu..
Dan terakhir, aku meminta kepadaNya untuk memelukku..
Ini begitu perih..
Tapi tepat pada hari ini.. Aku berterima kasih padamu..
Karena pernah mencintai aku dan memberikan kesempatan padaku untuk mencintaimu :)

-AS-

Kamis, 05 April 2012

aku ragu..

Siang itu aku terkulai lemas, fikiranku berjalan tanpaku pandu..
Tak lama pesan itu masuk kedalam benda mati yang dari tadi tergeletak disampingku..
Itu dari kamu..
Kamu : halo bebeb, kamu lagi apa? Nanti malem kita ngobrol via telpon yuk..
Aku : haloo, aku lagi menyatu dengan kasur, oke..

Jam pun terusa berlalu, setelah kutunaikan kewajibanku ke Tuhanku, aku pun mengetik pesan singkat untukmu..
Aku : mau sekarang kita ngobrolnya?
Kamu: boleh, ntar malem aku mau belajar buat ujian terakhirku besok..
Aku pun menekan sederetan nomor.. Nada sambung sempat menyambutku, tak lama suara kamu yang disembrang sana menyapa
Kamu : halo
Aku : hai
Kamu : kamu lagi apa?
Tanyamu seperti biasa..
Aku : sedang tidak apa apa.. Kamu?
Kamu : sedang istirahat, aku lelah.. Mari kita mulai berbicara serius..
Tentang kita..
Aku : ....
Kamu : kamu berubah, kamu yang dulu berbeda dengan kamu yang sekarang..
Aku : ....
Kamu : kamu yang dulu, yang membuat aku jatuh hati padamu..
Aku : boleh aku bertanya?
Kamu : yaa, silahkan..
Aku : kamu mencintai aku karena sifatku yang itu?
Kamu : tidaak, bukan hanya itu saja..
Aku : tapi, itu alasan dominan?
Kamu : ya, begitulah..
Aku : ....
Kamu : aku ragu.. Aku ragu bisa kembali seperti dulu, semenjak pertengkaran hebat kita beberapa hari yang lalu..
Aku ragu..
.....
Pembicaraan itu berlanjut dalam sebuah chat..
Aku : aku mengikhlaskanmu lahir batin.. Pergilah jika ingin..
Kamu : maaf, aku benar benar ragu untuk menjalankan ini.. Aku tak ingin hidup dalam kebohongan.. Kamu membenciku?
......
Aku menangis dalam diamku.. Melepaskanmu pergi..