Berjalan begitu cepat
Merubah semua dengan begitu cepat juga
Seminggu kemarin, kamu masih di sini.. Masih menjadi alasan saya untuk tertawa, tersenyum.
Masih duduk disamping saya, ikut memperbaiki hati saya yang compang camping.
Seminggu kemarin, kita masih duduk bersebelah mengomentari apapun itu
Seperti pembicaraan ini tidak memiliki ujungnya, dan dalam waktu yang bersamaan saya pun berdoa agar pembicaraan ini memang takkan pernah menemui ujungnya.
Karena ketika percakapan ini berujung, rasa takut akan menguasai hati saya. Saya takut, waktu ini tidak akan pernah ada lagi.
Waktu ini akan lenyap dan tak bersisa.
Menyisakan luka dan saya hanya mengenang kamu dalam kepingan kenangan.
Hati saya meradang merasakan nyeri luar biasa dan hipocampus tetap melaksanakan tugasnya tak peduli apapun.
Saya takut, genggaman kamu akan mengendur sampai akhirnya hanya terasa sentuhan diujung jari saya, dan lama kelamaan benar benar menghilang.
Dan waktu,
Memang melaksanakan tugasnya dengan baik. Tepat.
Sesuai dengan apa yang telah tertulis di kitabullah.
Waktu merenggut kamu dengan sempurna, tanpa sisa.
Tertanda,
Aku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar