Senin, 22 April 2013

Dua puluh satu april untuk 21 tahun

Halo...
Selamat hari tua untuk saya sendiri..
Yap. Ini harinya. Ini hari dimana ibunda saya yang sudah menahan beban berat di rahimnya melahirkan saya yang seberat 4,3 kilogram 21 tahun yang lalu.

Banyak doa. Harapan. Dukungan dari orang orang yang saya sayangi dan menyayangi saya.
Ini sudah lebih dari cukup. Karena dari awal, untuk hari ini saya tidak berekspetasi yang tinggi. Tidak memimpikan didampingi seseorang untuk hari spesial ini. Tidak memimpikan 21 tahun yang meriah.

Dan doa yang terlantun sudah lebih dari cukup untuk saya.
Oiya, ini deadline buat saya tentang perasaan saya. Setidaknya mulai hari ini saya harus berusaha keras dengan saya sendiri.
Saya tau kamu tidak akan pernah membaca ini. Dengan penuh keyakinan saya yakini kamu tidak akan pernah membaca ini.
Tapi... Saya ingin berterima kasih untuk kamu.

Terima kasih kepada Alloh yang mahaaa baiiik.
Benar benar baiik.
Dari sederetan doa, berharap resolusi 21 tahun saya semuanya tercapai yang saya tekankan.
Jodoh??
Engga. InshaaAlloh itu bukan fokus saya untuk setahun ini.
Biarkan hati saya beristirahat sejenak dari semua kegiatannya yang melelahkan.
Yaa setahun ini hati saya bekerja terlaluuuu keras, bahkan dia pun sampai terlalu bingung apa yang harus dia kerjakan lagi.
Jadi biarkan dia menikmati masa dormant nya. Seraya menunggu seseorang yang sengaja di persiapkan dan di simpan Alloh untuk di launching disaat yang tepat :)

Hhhhhh
Tidak bisa dipungkiri. Sampai menulis ini pun, masih terasa sensasi kesakitan yang masih terlalu nyata.
Jangankan untuk melihat, meliriknya saja saya rasa saya belum terlalu kuat.
Tapi, suatu hari. Saya berjanji..
Saya akan menghampiri ruangan itu. Harus.
Untuk membersihkan, merapikan, mengembalikan semuanya.
Saya berjanji...
Ketika suatu hari saya bertemu kamu...
Tidak akan ada lagi emosi yang terlibat. Semuanya akan mengalir begitu saja.
Saya akan tersenyum tulus. Begitupun kamu. Ya? :)

Sekarang pertama tama yang harus saya lakukan,
Saya harus pemanasan, lalu mulai berlari lagi melawan arus.
Karena mengikuti arus membuat saya terlihat terlalu lemah.

Selamat ulang tahun mutiara kesuma ningrum.
Kamu kuat! Lebih dari yang kamu sendiri dan mereka tau.

Welcome to the jungle dear :)

Tertanda,
Aku.

0 komentar:

Posting Komentar